SEJARAH KAMPUNG BARU SUKUN

Menurut cerita dari beberapa sesepuh kampung bahwa wilayah RW 03 dahulu kala adalah wilayah yang dipenuhi semak belukar dan pertama kali dihuni sekitar tahun 1949, pada waktu itu jika ada bangunan yang berdiri maka oleh pegawai kotapradja (sekarang Satpol PP) bangunan tersebut dirobohkan, setelah bertukarnya antara RSU dengan RST maka akhirnya ada semacam ijin yang tidak tertulis bahwa wilayah ini boleh dihuni khusus untuk anggota TNI dan pegawai rumah sakit Soepraoen yang pada waktu itu banyak pegawainya berasal dari luar kota. Waktu terus berjalan hingga lambat laun jumlah penduduk semakin bertambah hingga terbentuk suatu perkampungan yang dinamakan Kampung Baru yang secara administratif ikut wilayah kelurahan Kasin kecamatan Klojen.

Setelah terbentuk susunan kepengurusan RK (Rukun Kampung, sekarang RW) maka program pembangunan wilayah Kampung Baru mulai berjalan dari pengaturan bangunan rumah yang diatur sedemikian hingga letak rumah satu dengan lainnya tidak berhimpitan dan sejajar ruas jalan sehingga terkesan tertib dan rapi, dilanjutkan dengan penataan jalan kampung yang ditengahnya dipasang batu kali, pembangunan masjid, pembuatan selokan, kerja bakti pemasangan batu (makadam) dijalan sebelah barat bekas rel lori milik PG Kebon Agung dan lain sebagainya. Peraturan kampung pun dibuat walaupun secara lisan dengan harapan warga  mematuhinya seperti aturan dilarang naik kendaraan dalam kampung, tamu wajib lapor, bangunan teras rumah tidak boleh menjorok melebihi as jalan dan lain sebagainya yang intinya adalah bertujuan untuk menciptakan kerukunan, ketentraman dan kenyamanan warga.

Peletakan batu pertama tanda dimulainya pemasangan batu (makadam) disepanjang jalan lori
Peletakan batu pertama tanda dimulainya pemasangan batu (makadam) disepanjang jalan lori

 

Selalu semangat mendampingi warga
Selalu semangat mendampingi warga

 

Suasana sekitar gang 2C sebelah barat
Suasana sekitar gang 2C sebelah barat

 

Cikal bakal Masjid Mutaqien RW03
Cikal bakal Masjid Mutaqien RW03

 

Peletakan batu pertama tanda dimulainya pemasangan batu (makadam) disepanjang jalan lori
Peletakan batu pertama tanda dimulainya pemasangan batu (makadam) disepanjang jalan lori

Seiring berjalannya waktu perkembangan penduduk di Kampung Baru senantiasa bertambah dari waktu ke waktu dan sejalan dengan itu program pembangunan terus berjalan tanpa henti walaupun pergantian pengurus kampung harus berganti.

Pada masa itu sudah banyak prestasi yang telah diraih oleh RW 03 baik tingkat kelurahan, kecamatan maupun tingkat kota Malang, seiring dengan itu pembangunan pun juga berjalan dengan pesat seperti pengecoran jalan kampung, pembangunan selokan, pembangunan balai RW dan lain sebagainya.

Peninjauan hasil pengaspalan jalan bekas lori sebelah barat
Peninjauan hasil pengaspalan jalan bekas lori sebelah barat

 

Pembangunan peningkatan jalan kampung dari batu kali ke pengecoran
Pembangunan peningkatan jalan kampung dari batu kali ke pengecoran

 

Peninjauan hasil pengaspalan jalan bekas lori sebelah barat
Peninjauan hasil pengaspalan jalan bekas lori sebelah barat

 

Sedari dulu Kampung Baru selalu aktif mengikuti lomba lingkungan
Sedari dulu Kampung Baru selalu aktif mengikuti lomba lingkungan

 

Pembangunan peningkatan jalan kampung dari batu kali
Pembangunan peningkatan jalan kampung dari batu kali

Prestasi dan pembangunan kampung merupakan tradisi yang sampai sekarang masih dipertahankan oleh pengurus RW dengan dukungan segenap warga.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s